Berbicara tentang perempuan tidak lepas dengan Tokoh wanita yang sangat terkenal di Indonesia. Dialah Raden Ajeng Kartini Djojo Adhiningrat atau dikenal sebagai R.A Kartini. Beliau dikenal sebagai salah satu pahlawan nasional yang dikenal gigih memperjuangkan emansipasi wanita indonesia kala ia hidup.
Cita-cita luhur R.A Kartini adalah ia ingin melihat perempuan pribumi dapat menuntut ilmu dan belajar seperti sekarang ini. Gagasan-gagasan baru mengenai emansipasi atau persamaan hak wanita pribumi olah Kartini, dianggap sebagai hal baru yang dapat merubah pandangan masyarakat sampai saat ini.
Kini bangsa Indonesia telah merdeka memasuki usia 75 Tahun, lantas bagaimana perempuan Indonesia memposisikan dirinya sebagai reinkarnasi dan melanjutkan cita-cita Luhur sosok R.A. Kartini?
Perempuan sudah memiliki kesempatan yang sama untuk berperan dalam hidup dan kehidupan saat ini, tidak ada lagi perbedaan gender. Berbagai peraturan pun telah dikeluarkan yang bertujuan untuk memenuhi dan melindungi hak-hak perempuan seperti Undang-Undang No.23 Tahun 2004 mengenai Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU KDRT) dan peraturan terkait lainnya.
Perempuan tidak hanya dituntut bisa mendidik anak dan sekedar mendapatkan pendidikan, Peran perempuan saat ini bukan hanya dalam bidang pendidikan, tetapi lebih jauh. Perempuan masa kini sudah ikut terlibat dalam karir ekonomi bisnis maupun politik, bahkan beberapa diantaranya menjadi tokoh pemimpin di Indonesia.
Perempuan Indonesia saat ini dituntut agar bukan hanya melek pendidikan, tetapi juga mengikuti perkembangan zaman. Lebih dari itu, perempuan Indonesia juga dituntut untuk berjalan beriringan dengan perkembangan teknologi dan teknologi informasi. Perempuan saat ini harus mulai berorientasi global, aktif dan menjadi perempuan yang mandiri. Zaman sudah berubah, kalau pada masa R.A. Kartini perempuan hanya terbatas pada dapur, sumur dan kasur, maka saat sekarang ini perempuan menjelma menjadi sosok yang diperhitungkan keberadaannya. Tetapi tentu itu semua tidak mengubah kodrat perempuan sebagai seorang ibu bagi anak-anaknya dan istri bagi suaminya.
Jadilah sumber kebahagian keluarga dan pelita bagi semua orang.
"Tidak Ada Sesuatu Yang Lebih Menyenangkan, Selain Menimbulkan Senyum Wajah Orang Lain, Terutama Wajah Yang Kita Cintai" -R.A. KARTINI-
Penulis : I Putu Andre Juliana

Komentar
Posting Komentar