Penegasan bahwa mahasiswa merupakan orang-orang yang belajar di Perguruan Tinggi jelas menempatkan posisi mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat Perguruan Tinggi, yang merupakan tempat segala bentuk ilmu diproduksi. Makanya kita juga sering mendengar mahasiswa disebut sebagai masyarakat ilmiah; masyakat ilmu pengetahuan; masyarakat intelektual dan lain sebagainya. Di dalam kata mahasiswa tersimpan tanggung jawab yang perlu diemban. Banyak harapan di pundak kita semua sebagai mahasiswa yang diberikan oleh orang-orang di sekitar kita. Sadari itu!
Tidak mudah mendapatkan tambahan maha di depan kata siswa tersebut. Bahkan masih banyak orang yang belum sempat untuk mendapatkan kata maha itu, sudah harus putus di jenjang “siswa” saja. Lantas apakah kita yang sudah mendapatkannya, tidak memanfaatkan kesempatan itu dan malah menyia-nyiakannya? Bangun dari tidur untuk berangkat ke kampus pun sulit. Hal utama mengaku sebagai mahasiswa adalah mensyukuri dan tidak "Membohongi" diri sendiri. ingat dalam Sumpah Mahasiswa Indonesia, kita mengenal " Bahasa Satu, Bahasa Tanpa Kebohongan".
Di era sekarang mahasiwa tidak perlu lagi meneteskan darah dan keringat seperti halnya mahasiswa angkatan 98 pendahulu kita. berbagai pengorbanan waktu, bahkan nyawa yang di lakukan oleh pendahulu kita yang mampu menduduki gedung DPR RI serta menggulingan pemerintahan rezim soeharto yang terkenal dengan pemerintahan otoriternya. Sebagai mahasiswa yang mempunyai kesempatan hari ini sudah sepatutnya kita menjadi pembeda, menjadi pengaruh dan menjadi pionir pembawa perubahan yang lebih baik dalam tatanan masyakat.
Dalam perguruan tinggi kita mengenal yang namanya "Tri Dharma Perguruan Tinggi" yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian. Tiga kewajiban tersebut akan menjadi kerangka bagi orang yang kuliah dalam ber-mahasiswa. Pertanyaanya besar, jika mengaku mahasiswa apakah 3 kewajiban tersebut sudah di laksanakan?. Masih banyak mahasiswa hari ini yang belum sadar/faham akan kewajiban tersebut, bahkan jikalau menjalankanya hanya sebatas formalitas semata dalam hal kepentingan "menyelesaikan" studi. Tugas mahasiswa bukan hanya di seputaran kepentingan untuk menyelesaikan studi, lebih dari itu.!
Bagi saya, menjadi mahasiswa merupakan suatu kesempatan besar yang tidak boleh disia-siakan. Apalagi di salah satu tempat terbaik di negeri ini. Terlalu egois diri ini jika keluar dari sini tidak ingin ikut menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi banyak orang. Ada tanggung jawab yang diemban. Jika ke istimewaan ideliasme hanya dimiliki oleh pemuda,merdekalah dalam berpikir dan bertindak!. Mulailah dan lakukan hal-hal sederhana dan menjadi pengaruh/pembeda bagi orang lain dengan status mahasiswamu.
Terima kasih
Penulis : I Putu Andre Juliana
Referensi : Ilham Mazuki, Saya Mahasiswa Benarkah?

Untuk saya Mahasiswi😁
BalasHapusTerima kasih sudah berkunjung kak
Hapus