Langsung ke konten utama

SEMUA PUNYA WAKTU “SUKSES” MASING-MASING




Tulisan kali ini bercerita tentang sebuah awal perjalanan hidup, sejak saat ini dan munkin nanti jalan hidupmu akan di tentukan oleh dirimu sendiri. Sudahkah kita bersyukur hari ini? Mari kita melek, sadar, renungkan sejenak perjalanan dan pengalaman hidup kita.

Saya kenal orang lulus di usia 25 tahun tapi langsung mendapat pekerjaan. Saya kenal orang yang tidak pernah kuliah, tapi telah menemukan passion mereka di usia 18 tahun. Saya kenal orang yang setelah kuliah, langsung mendapat pekerjaan tapi membenci pekerjaan mereka. Saya kenal orang yang tidak kuliah, tapi menemukan tujuan hidup mereka. Saya kenal orang yang mencintai tapi tidak bersama-sama. Saya kenal orang yang dulu saling membenci, sekarang malah saling mencintai. Saya kenal orang mempunyai anak tapi tidak tidak mempunyai pasangan. Saya kenal orang yang mempunyai pasangan hidup, tapi mereka menunggu 5-10 tahun baru dikarunia anak. Saya kenal orang yang terikat dalam satu hubungan tapi mencintai orang lain.

Maksud saya adalah segala sesuatu dalam hidup terjadi sesuai waktu kita, jam kita. Kamu mungkin melihat temanmu yang menurutmu lebih baik darimu atau temanmu yang kondisinya lebih buruk darimu. Tapi segalanya terjadi sesuai kecepatan “waktu” masing-masing. Mereka mempunyai waktu dan jam sendiri begitu juga dengan kamu. J.K Rowling harus menunggu sampai berusia 32 tahun untuk menerbitkan Harry Potter setelah di tolak oleh 12 penerbit. Jack Ma memulai Alibaba saat dia berusia 35 tahun. Morgen Freeman mendapatkan peran yang besar saat berusia 52 tahun. Steve Carrel mendapat peranya setelah berusia 40 tahun.  Pendiri KFC Harland sanders sukses di usia  yang tidak muda lagi yaitu di usia 70 tahun.

Bersabarlah, tetap tegar dan semangat  menjalani hidup ini. jangankan biarkan orang lain membuatmu terburu-buru sesuai dengan waktu mereka. Saya ingin kalian menciptakan hidup yang bermakna, bertujuan dan memberikan kebahagian bagi dirimu. lakukan hal-hal baik, jangan pernah takut salah apalagi menyerah dengan keadaan. Mengutip kata dari ilmuan/tokoh  Albert Enstein, “Orang yang tidak pernah berbuat salah adalah orang yang tidak perlah melakukan sesuatu”. Jangan pernah takut atau menyerah dalam melakukam sesuatu, Never Give Up!. Belajar dan menggunakan kesempatan hidup untuk memberikan pengaruh bagi diri sendiri dan perbedaan buat orang lain. Itulah yang disebut sukses sejati.

Terima kasih

Sumber Referensi : Video Motivasi_Instagram

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

REVIEW BUKU "BERANI TIDAK DISUKAI"

Jakarta - Dalam buku Berani Tidak Disukai karya Ichiro Khisimi & Fumitake Koga merupakan buku nonfiksi yang berisi tentang teori psikologi Adler yang ditulis dengan gaya naratif antara seorang filsuf dan seorang pemuda, yang pemuda itu setiap malam secara terus menerus hingga lima malam mendatangi seorang filsuf untuk melontarkan berbagai pertanyaan yang berkaitan dengan persoalan kehidupan. Dalam lima hari tersebut, sang filsuf dengan senang hati terus memberikan jawaban-jawaban atas pertanyaan pemuda tersebut. Malam pertama, membahas persoalan menyangkal keberadaan trauma, malam kedua membahas semua persoalan adalah hubungan interpersonal, malam ketiga membahas  menyisihkan tugas-tugas lain, malam ke empat membahas di manakah pusat dunia ini dan malam kelima membahas  hidup dengan sungguh-sungguh di sini pada saat ini. Berdasarkan isi dari buku Berani Tidak Disukai, ada beberapa poin atau hal penting yang bisa di pelajarari. Dunia ini adalah sederhana, Namun ...

Jejak Harapan di Candi Prambanan, Edisi Tawur Agung Nyepi Tahun Saka 1945

Tulisan kali ini bukan tentang masalah ekonomi, politik atau pendidikan. Tapi saya ingin menuliskan sebuah pengalaman yang menurut saya pribadi sangat mengesankan. karena saya berpikir bisa merasakan pengalaman seperti mengunjungi kota Jogja dengan seribu ke istimewaanya apalgi bisa melaksanakan tawur agung kesanga di Candi Prambanan. yahh momen nyepi tahun saka 1945 kali memang berbeda. jika dulu Nyepi ada di kampung atau di kota luwuk tempat kuliah S1 saya, namun hari ini saya mendapatkan kesempatan untuk merayakan rangkain Nyepi di tanah jawa.  Perjalanan Menuju Jogja Berangkat dari jakarta sekitar jam 4 subuh, waktu tempuh ke Jogja tempat saya dan teman-teman pimpinan pusat KMHDI menginap kurang lebih 9 jam. Namun dengan waktu tempuh yang lumayan lama tersebut saya tidak sama sekali merasa capek. Saya berpikiran mungkin ini pengaruhg semangat saya atau memang jalanya yang bagus. hal yang berbeda yang saya rasakan ketika menempuh perjalanan di daerah saya, badan rasa...

TAHAPAN BRAHMACARI SEBAGAI PONDASI DALAM MEMBANGUN GROWTH MINDSET PEMUDA HINDU

Oleh : I Putu Andre Juliana  Berbicara tentang tahapan berarti kita berbicara mengenai proses, jenjang, dan tingkatan dalam kehidupan. Dalam agama Hindu diajarkan tentang Asrama Dharma yaitu suatu tingkatan hidup yang dilalui oleh umat manusia, dari lahir hingga meninggal dunia. Ada empat tingkatan atau tahapan yang harus dijalani manusia, yang disebut dengan Catur Asrama. Catur Asrama berasal dari bahasa sansekerta yaitu dari kata Catur dan Astrama. Catur berarti empat dan Asrama berarti tingkatan hidup. Tingkatan hidup berdasarkan atas tatanan rohani, waktu, umur, dan sifat perilaku manusia. Secara konseptual, ajaran catur asrama mengajarkan bagaimana umat untuk menjalani karmanya sebagai manusia sesuai dengan pertumbuhan manusia itu sendiri. Catur Asrama ini adalah konsepsi dasar untuk mencapai empat tujuan hidup tersebut. Setiap jenjang kehidupan dalam ajaran Catur Asrama memiliki tujuan tertentu yang hendak dicapai. Pada masa Brahmacari menitik beratkan pada ilmu pengetahuan. ...