Apa yang pertama kali terpikirkan dibenak kalian jika mendengar istilah “pemuda”?
Tentunya semua mempunyai pandangan dan berbagai persepsi menggambarkan istilah pemuda, namun dalam tulisan kali ini saya lebih tertarik membahas tentang bagaiamana kita menyadari dan mensyukuri jika kita merasa sebagai pemuda.
Kenapa kita harus sadar? Hal ini yang harus dipertanyakan dan direnungkan dalam diri kita yang mengaku sebagai anak muda. Kesadaran dengan potensi yang besar, mempunyai waktu yang masih luang, banyaknya akses atau peluang, belum adanya keterikatan dan masih punya kebebasan berpikir, berkata, berbuat itu semua merupakan aset paling berharga yang dimiliki oleh pemuda namun sering tidak disadari. Jack Ma seorang pendiiri perusahaan E-Comerse Alibaba pernah berkata bahwa aset paling berharga dalam hidup adalah ketika kamu masih muda.
Kesadaran tentang nikmat dan anugrah sebagai pemuda itu sangat penting agar menjadi bara, suplemen atau energi dalam menemani, mengarungi kehidupan kita sebagai individu atau dalam ranah sosial masyarakat. Ketika kita sudah menyadari akan anugrah tersebut yang tidak akan terulang dalam kehidupan, maka seharusnya sebagai anak muda kita mampu memaksimalkan potensi, peluang, harapan maupun cita-cita kita. Saya pernah membaca dan mendengar kata bijak “Habiskan Kegagalanmu Di Masa Muda”. Quotes ini meyiratkan titipan pesan yang besar bagi anak muda agar dimasa muda berani mencoba, terus berkarya, berproses, pantang menyerah, mengeksplore diri, mencari hal-hal baru. Jika kegagalan itu terjadi dimasa muda maka kita masih punya waktu, peluang yang begitu besar untuk mencoba kembali sampai titik maksimal keberhasilan bisa kita raih. Kegagalan atau harapan yang tidak sesuai itu akan menjadi bumbu, pelajaran untuk keberhasilan di masa depan. Terus belajar, praktek, dan berani mencoba targetnya adalah bukan keberhasilan namun pengalaman untuk memperkuat pondasi agar pertumbuhan dan perkembangan dalam diri kita terus maju dan melesat.
Hal yang paling penting selain sadar adalah bersyukur sebagai anak muda. Persoalan ini kadang dilupakan oleh kalangan anak muda. Banyak orang atau anak muda di usia mudanya di sekitar kita tidak bisa menikmati masa mudanya selayaknya anak muda pada umumnya. Maka dari itu rasa syukur jika kamu masih punya kebebasan akses baik berpikir, berkarya, berpendidikan atau menikmati fasilitas lainya.
Ketika kita diberikan kesempatan sebagai pemuda maka kesadaran dan rasa syukur harus ditanamkan dalam diri kita masing-masing agar kesempatan dan anugrah ini mampu dimaksimalkan dengan baik sesuai versi terbaik kita dalam membangun pondasi keberhasilan dimasa depan.
Berkaca dengan sejarah bahwa peristiwa penting yang pernah terjadi dinegeri ini tidak terlepas dari peran anak muda, maka untuk meneruskan semangat tersebut jadilah anak muda yang membawa perubahan dalam diri maupun orang lain. Semangat..!!!
Penulis : I Putu Andre Juliana
Luwuk, 4 Desember 2020
Komentar
Posting Komentar