Langsung ke konten utama

CATATAN UNTUK KITA YANG MUDA

 Sumber Foto : www.gogle.com

Apa yang pertama kali terpikirkan dibenak kalian jika mendengar istilah “pemuda”?

Tentunya semua mempunyai pandangan dan berbagai persepsi menggambarkan istilah pemuda, namun dalam tulisan kali ini saya lebih tertarik membahas tentang bagaiamana kita menyadari dan mensyukuri jika kita merasa sebagai pemuda.

Kenapa kita harus sadar? Hal ini yang harus dipertanyakan dan direnungkan dalam diri kita yang mengaku sebagai anak muda. Kesadaran dengan potensi yang besar, mempunyai waktu yang masih  luang, banyaknya akses atau peluang, belum adanya keterikatan dan masih punya kebebasan berpikir, berkata, berbuat itu semua merupakan aset paling berharga yang dimiliki oleh pemuda namun sering tidak disadari.  Jack Ma seorang pendiiri perusahaan E-Comerse Alibaba pernah berkata bahwa aset paling berharga dalam hidup adalah ketika kamu masih muda. 

Kesadaran tentang nikmat dan anugrah sebagai pemuda itu sangat penting agar menjadi bara, suplemen atau energi dalam menemani, mengarungi kehidupan kita sebagai individu atau dalam ranah sosial masyarakat. Ketika kita sudah menyadari akan anugrah tersebut yang tidak akan terulang dalam kehidupan, maka seharusnya sebagai anak muda kita mampu memaksimalkan potensi, peluang, harapan maupun cita-cita kita. Saya pernah membaca dan mendengar kata bijak “Habiskan Kegagalanmu Di Masa Muda”. Quotes ini meyiratkan titipan pesan yang besar bagi anak muda agar dimasa muda berani mencoba, terus berkarya, berproses, pantang menyerah, mengeksplore diri, mencari hal-hal baru. Jika kegagalan itu terjadi dimasa muda maka kita masih punya waktu, peluang yang begitu besar untuk mencoba kembali sampai titik maksimal keberhasilan bisa kita raih.  Kegagalan atau harapan yang tidak sesuai itu akan menjadi bumbu,  pelajaran untuk keberhasilan di masa depan. Terus belajar, praktek, dan berani mencoba targetnya adalah bukan keberhasilan namun pengalaman untuk memperkuat pondasi agar pertumbuhan dan perkembangan dalam diri kita terus maju dan melesat.

Hal yang paling penting selain sadar adalah bersyukur sebagai anak muda. Persoalan ini kadang dilupakan oleh kalangan anak muda. Banyak orang atau anak muda di usia mudanya di sekitar kita tidak bisa menikmati masa mudanya selayaknya anak muda pada umumnya. Maka dari itu rasa syukur jika kamu masih punya kebebasan akses baik berpikir,  berkarya, berpendidikan atau menikmati fasilitas lainya. 

Ketika kita diberikan kesempatan sebagai pemuda maka kesadaran dan rasa syukur harus ditanamkan dalam diri kita masing-masing agar kesempatan dan anugrah ini mampu dimaksimalkan dengan baik sesuai versi terbaik kita dalam membangun pondasi keberhasilan dimasa depan. 
Berkaca dengan sejarah bahwa peristiwa penting yang pernah terjadi dinegeri ini tidak terlepas dari peran anak muda, maka untuk meneruskan semangat tersebut jadilah anak muda yang membawa perubahan dalam diri maupun orang lain. Semangat..!!!

Penulis : I Putu Andre Juliana

Luwuk, 4 Desember 2020

Komentar

Postingan populer dari blog ini

REVIEW BUKU "BERANI TIDAK DISUKAI"

Jakarta - Dalam buku Berani Tidak Disukai karya Ichiro Khisimi & Fumitake Koga merupakan buku nonfiksi yang berisi tentang teori psikologi Adler yang ditulis dengan gaya naratif antara seorang filsuf dan seorang pemuda, yang pemuda itu setiap malam secara terus menerus hingga lima malam mendatangi seorang filsuf untuk melontarkan berbagai pertanyaan yang berkaitan dengan persoalan kehidupan. Dalam lima hari tersebut, sang filsuf dengan senang hati terus memberikan jawaban-jawaban atas pertanyaan pemuda tersebut. Malam pertama, membahas persoalan menyangkal keberadaan trauma, malam kedua membahas semua persoalan adalah hubungan interpersonal, malam ketiga membahas  menyisihkan tugas-tugas lain, malam ke empat membahas di manakah pusat dunia ini dan malam kelima membahas  hidup dengan sungguh-sungguh di sini pada saat ini. Berdasarkan isi dari buku Berani Tidak Disukai, ada beberapa poin atau hal penting yang bisa di pelajarari. Dunia ini adalah sederhana, Namun ...

Jejak Harapan di Candi Prambanan, Edisi Tawur Agung Nyepi Tahun Saka 1945

Tulisan kali ini bukan tentang masalah ekonomi, politik atau pendidikan. Tapi saya ingin menuliskan sebuah pengalaman yang menurut saya pribadi sangat mengesankan. karena saya berpikir bisa merasakan pengalaman seperti mengunjungi kota Jogja dengan seribu ke istimewaanya apalgi bisa melaksanakan tawur agung kesanga di Candi Prambanan. yahh momen nyepi tahun saka 1945 kali memang berbeda. jika dulu Nyepi ada di kampung atau di kota luwuk tempat kuliah S1 saya, namun hari ini saya mendapatkan kesempatan untuk merayakan rangkain Nyepi di tanah jawa.  Perjalanan Menuju Jogja Berangkat dari jakarta sekitar jam 4 subuh, waktu tempuh ke Jogja tempat saya dan teman-teman pimpinan pusat KMHDI menginap kurang lebih 9 jam. Namun dengan waktu tempuh yang lumayan lama tersebut saya tidak sama sekali merasa capek. Saya berpikiran mungkin ini pengaruhg semangat saya atau memang jalanya yang bagus. hal yang berbeda yang saya rasakan ketika menempuh perjalanan di daerah saya, badan rasa...

TAHAPAN BRAHMACARI SEBAGAI PONDASI DALAM MEMBANGUN GROWTH MINDSET PEMUDA HINDU

Oleh : I Putu Andre Juliana  Berbicara tentang tahapan berarti kita berbicara mengenai proses, jenjang, dan tingkatan dalam kehidupan. Dalam agama Hindu diajarkan tentang Asrama Dharma yaitu suatu tingkatan hidup yang dilalui oleh umat manusia, dari lahir hingga meninggal dunia. Ada empat tingkatan atau tahapan yang harus dijalani manusia, yang disebut dengan Catur Asrama. Catur Asrama berasal dari bahasa sansekerta yaitu dari kata Catur dan Astrama. Catur berarti empat dan Asrama berarti tingkatan hidup. Tingkatan hidup berdasarkan atas tatanan rohani, waktu, umur, dan sifat perilaku manusia. Secara konseptual, ajaran catur asrama mengajarkan bagaimana umat untuk menjalani karmanya sebagai manusia sesuai dengan pertumbuhan manusia itu sendiri. Catur Asrama ini adalah konsepsi dasar untuk mencapai empat tujuan hidup tersebut. Setiap jenjang kehidupan dalam ajaran Catur Asrama memiliki tujuan tertentu yang hendak dicapai. Pada masa Brahmacari menitik beratkan pada ilmu pengetahuan. ...