Langsung ke konten utama

KEKALAHAN ADALAH BAGIAN DARI PENDEWASAAN


TerunaTerkini - Sering kali kita menganggap kekalahan adalah hal yang kurang baik, sesuatu yang tidak menyenangkan,  dan bahkan cenderung untuk dihindari. Dari sahabat teruna apa pernah mengalami kekalahan? Entah itu kalah dalam hal pertandingan, lomba, kompetisi atau bahkan kalah dalam hal persaingan mendapatkan doi, hehe.

Saya yakin setiap orang didunia ini pernah mengalami fase ini, normal saja dalam berbagai kesempatan untuk menjalani aktivitas sehari-hari seringkali kita diperhadapkan dalam kompetisi pada kehidupan ini yang menghasilkan kemenangan ataupun kekalahan. Namun, tidak dalam segala kesempatan anda bisa menjadi pemenang. Kerap kali kita harus jatuh dan kalah. Namun untuk beberapa orang kekalahan ini tak dapat diterima dengan baik dan lapang dada. Wajar saja jika kekalahan menimpa, perasaan sedih, marah dan kecewa pasti menyelimuti dalam diri kita.

Lantas apakah kekalahan adalah hal yang tidak baik dalam kehidupan ini?

Saya beranggapan bahwa kekalahan yang munkin kita pernah lalui dalam hidup ini, entah dalam berkompetisi, lomba, mencapai goal atau tujuan dan lain sebagainya adalah bagian partikel kemenangan kita dalam konteks diri “Pendewasaan”. Mengapa ? karna jika kita sudah berani terlibat dalam arus tersebut, sebenarnya kita sudah menjadi pemenang. Berani mencoba, berani berpikir dan bertindak lebih, berani bermimpi itulah sebenarnya aksi-aksi yang dapat menimbulkan reaksi positif bagi diri kita untuk mencapai kemenangan dalam hidup ini. Seperti yang dikatakan oleh CEO Facebook, Mark Zuckerberg bahwa ketika kita berani mencoba kita sudah menjadi pemenang, karna diluar sana banyak orang-orang sudah kalah sebelum mencoba.

Seringkali kita terlalu lelap untuk menangisi kekalahan, tetapi lupa waktu untuk kembali bangkit dan memperjuangan harapan agar bisa terwujud nyata dimasa depan. Menyesali kekalahan memang penting, merenungi keadaan sekarang juga sangat penting. Namun fokus pada kemenangan-kemenangan kita selanjutnya yang kita rencanakan dan kita susun harus dihidupkan kembali. Jadikan kekalahan sebagai pendewasaan diri untuk menjadi petarung yang hebat dalam mengarungi arus perjalanan hidup ini.

Oleh karena itu, daripada sibuk menyalahkan keadaan dan  kenyataan lebih baik fokus saja kepada harapan yang belum sempat kita perjuangkan. Semangat untuk kita semua yang berjiwa semangat dan petarung. Terima kasih

Penulis : I Putu Andre Juliana

Komentar

Postingan populer dari blog ini

REVIEW BUKU "BERANI TIDAK DISUKAI"

Jakarta - Dalam buku Berani Tidak Disukai karya Ichiro Khisimi & Fumitake Koga merupakan buku nonfiksi yang berisi tentang teori psikologi Adler yang ditulis dengan gaya naratif antara seorang filsuf dan seorang pemuda, yang pemuda itu setiap malam secara terus menerus hingga lima malam mendatangi seorang filsuf untuk melontarkan berbagai pertanyaan yang berkaitan dengan persoalan kehidupan. Dalam lima hari tersebut, sang filsuf dengan senang hati terus memberikan jawaban-jawaban atas pertanyaan pemuda tersebut. Malam pertama, membahas persoalan menyangkal keberadaan trauma, malam kedua membahas semua persoalan adalah hubungan interpersonal, malam ketiga membahas  menyisihkan tugas-tugas lain, malam ke empat membahas di manakah pusat dunia ini dan malam kelima membahas  hidup dengan sungguh-sungguh di sini pada saat ini. Berdasarkan isi dari buku Berani Tidak Disukai, ada beberapa poin atau hal penting yang bisa di pelajarari. Dunia ini adalah sederhana, Namun ...

Jejak Harapan di Candi Prambanan, Edisi Tawur Agung Nyepi Tahun Saka 1945

Tulisan kali ini bukan tentang masalah ekonomi, politik atau pendidikan. Tapi saya ingin menuliskan sebuah pengalaman yang menurut saya pribadi sangat mengesankan. karena saya berpikir bisa merasakan pengalaman seperti mengunjungi kota Jogja dengan seribu ke istimewaanya apalgi bisa melaksanakan tawur agung kesanga di Candi Prambanan. yahh momen nyepi tahun saka 1945 kali memang berbeda. jika dulu Nyepi ada di kampung atau di kota luwuk tempat kuliah S1 saya, namun hari ini saya mendapatkan kesempatan untuk merayakan rangkain Nyepi di tanah jawa.  Perjalanan Menuju Jogja Berangkat dari jakarta sekitar jam 4 subuh, waktu tempuh ke Jogja tempat saya dan teman-teman pimpinan pusat KMHDI menginap kurang lebih 9 jam. Namun dengan waktu tempuh yang lumayan lama tersebut saya tidak sama sekali merasa capek. Saya berpikiran mungkin ini pengaruhg semangat saya atau memang jalanya yang bagus. hal yang berbeda yang saya rasakan ketika menempuh perjalanan di daerah saya, badan rasa...

TAHAPAN BRAHMACARI SEBAGAI PONDASI DALAM MEMBANGUN GROWTH MINDSET PEMUDA HINDU

Oleh : I Putu Andre Juliana  Berbicara tentang tahapan berarti kita berbicara mengenai proses, jenjang, dan tingkatan dalam kehidupan. Dalam agama Hindu diajarkan tentang Asrama Dharma yaitu suatu tingkatan hidup yang dilalui oleh umat manusia, dari lahir hingga meninggal dunia. Ada empat tingkatan atau tahapan yang harus dijalani manusia, yang disebut dengan Catur Asrama. Catur Asrama berasal dari bahasa sansekerta yaitu dari kata Catur dan Astrama. Catur berarti empat dan Asrama berarti tingkatan hidup. Tingkatan hidup berdasarkan atas tatanan rohani, waktu, umur, dan sifat perilaku manusia. Secara konseptual, ajaran catur asrama mengajarkan bagaimana umat untuk menjalani karmanya sebagai manusia sesuai dengan pertumbuhan manusia itu sendiri. Catur Asrama ini adalah konsepsi dasar untuk mencapai empat tujuan hidup tersebut. Setiap jenjang kehidupan dalam ajaran Catur Asrama memiliki tujuan tertentu yang hendak dicapai. Pada masa Brahmacari menitik beratkan pada ilmu pengetahuan. ...