BELAJAR UNTUK MENDENGAR, Jakarta 23 Maret 2022. "Kita Diciptakan Mempunyai Dua Telinga, Satu Mulut Agar Lebih Banyak Mendengarkan Daripada Bicara" ada yang setuju dengan kalimat tersebut? kalau secara pribadi saya sepenuhnya yakin dan benar hal tersebut. bagaimana dengan kalian? mari kita bahas.
Dewasa ini saya sadar bahwa kita diajarkan untuk lebih banyak mendengar ketimbang berbicara. Saat ini kita melihat orang-orang berlomba-lomba menjadi yang terdepan, ingin mendominasi dan menjadi pusat perhatian sehingga tidak jarang kita lebih suka berbicara ketimbang mendengar.
Persoalan komunikasi bukan hanya sekedar berbicara, tetapi juga soal mendengar. ketika kita melakukan komunikasi, curhat atau menjalani aktivitas seperti kelas online dan webinar sering kita "tidak" menjadi pendengar yang baik, mengapa hal demikian? biasanya berkaitan dengan ego yang tinggi, sebagian orang bukanlah tipikal pendengar yang baik. orang tertentu ingin lebih didengarkan dibandingkan mendengarkan.
Oleh karenya, Menjadi pendengar yang baik hari ini sulit ditemukan di era yang serba cepat, instan dan tidak beraturan ini, benar enggak? munkin bisa benar bisa salah juga. Namun Perlu kita sadari bahwa, sesungguhnya kita tidak belajar dari berbicara, tetapi kita akan belajar dari mendengarkan. pada saat kita bicara, kita hanya akan mengulangi hal sudah kita tau. Namun jika kita mendengarkan, kita akan belajar hal baru, belajar hal yang belum kita ketahui sebelumnya.
Mari menjadi pendengar yang baik, pendengar yang tulus, karena dengan mendengar sesungguhnya kita membuka jendela pengetahuan. Terima kasih

Komentar
Posting Komentar