Hari ini saya akan berbagi tulisan terkait pandangan yang selama ini mungkin menjadi kekhawatiran untuk kita semua, terutama kita yang masuk pada usia 20an. Belakangan ini saya sering bertanya kepada diri sendiri, nanti kamu akan menjadi apa? mau seperti apa? bagaimana masa depanmu setelah kuliah? bisa sukses enggak? Kekhawatiran tersebut seakan selalu menghantui dalam pikiran. Hal itu wajar, karna di usia 20an adalah usia yang masuk pada zona Quarter Life Crisis.
Quarter Life Crisis atau yang disebut krisis seperempat abad adalah suatu fase emosional yang dialami oleh individu yang memasuki 20-30 tahun. Pada usia tersebut. individu sudah menyelesaikan masa remajanya dan menuju ke masa dewasa yang mulai mencari jati diri. Saat kita berada di zona ini, terlebih belum bisa mencapai cita-cita kita, belum menjadi sesuatu yang kita inginkan, atau masih belum menjadi apa-apa seringkali kita membandingkan dengan teman, sahabat atau orang yang seusia kita udah sukses, udah bisa beli ini itu, dan bahkan cenderung menyalahkan diri sendiri, bahkan menyesali kehidupan yang sudah dijalani selama ini.
Melihat persoalan tersebut, apakah kita salah jika membandingkan diri sendiri dengan kehidupan orang lain? tidak sepenuhnya salah karna jika kita membandingan lantas menjadi cambuk, dan pemicu untuk kita lebih semangat, lebih giat dan rajin untuk menuju perubahan lebih baik itu akan menjadi sesuatu yang positif. Tetapi jika kita membandingan diri sendiri dengan orang lain malah menjadi putus asa, berpasarah diri, dan menyalahka kehidupan itu yang salah.
Setiap orang punya waktunya masing-masing, jangan pernah membandingkan hidupmu dengan yang lain. Tidak ada pernah ada perbandingan antara matahari dan bulan. Mereka akan bersinar pada waktunya masing-masing jadi tunggulah waktumu dan terus dibarengi dengan berjuang, belajar, bersyukur serta berdoa untuk meraih tujuan dan cita-citamu.
Ada satu kutipan yang menyadarkan saya bahwa untuk tidak khawatir dengan masa depan, yaitu " Jika kita melakukan hal baik setiap hari, seharusnya kamu tidak perlu khawatir dengan masa depanmu". Terima kasih, semoga bermafaat.
.jpg)
Komentar
Posting Komentar