Langsung ke konten utama

KULIAH ITU PENTING ENGGAK SIH?



KULIAH PENTING ENGGAK SIH? Jakarta - Senin 18 April 2022. Ada satu ungkapan yang sangat relevan untuk menggambarkan pendidikan yaitu "Pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk mengubah apapun di dunia ini"  ungkap Nelson Mandela. Di era sekarang banyak pembahasan dan perbincangan terkait masih penting atau tidaknya menempuh kuliah. Banyak orang berfikir bahwa pendidikan itu penting, tapi tidak sedikit pula yang berfikir bahwa pendidikan itu tidak penting. Namun sebelum jauh membahas persoaln tersebut, apa sih itu pendidikan?

menurut UU Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. 

Proses dari pendidikan adalah kemampuan untuk mengembangkan sikap, kemampuan dan nilai praktis atau teknis untuk mencapai kompetensi sosial. kompetensi sosial merupakan kemampuan kita dalam menyelesaikan masalah sosial yang ada. Selain itu, pendidikan juga berepera untuk mencapai pertumbuhan dalam hidup , mencapai titik maksimal, dan versi optimum atau terbaik kita.  Namun saat ini banyak orang memaknai pendidikan itu sangat sempit, dan mengkerdilkan proses pendidikan itu karna melihat sudut pandang dari "setelah" menyelesaikan studi. sebenarnya ada banyak hal yang lebih besar, lebih dalam dan krusial jika ingin memaknai, mendisksikan proses pendidikan itu sendiri. 

lantas kenapa pendidikan itu penting? alasanya  bukan pengetahuan, karna pengetahuan bisa didapatkan dimana saja di era sekarang, tetapi pendidikan itu membetuk pola pikir yang terstruktur. dengan pola pikir yang terstruktur akan mampu memberikan solusi dan menyelesaikan masalah yang ada baik masalah pribadi, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Selain itu pentingnya pendidikan adalah membentuk mindset yang sehat. karena saat mengenyam pendidikan tinggi, kita akan ketemu orang yang berbeda, latar belakang yang beragam, suasana yang baru, ilmu dan pengetahuan yang relevan, sehingga itu semua akan membentuk mindset kita lebih baik dan sehat . Pendidikan tinggi juga akan meberikan rangsangan bagi individu untuk melakukan perubahan dalam segi ekonomi, politik, budaya, sosial dan minimal perubahan dalam dirinya. 

Sehingga, jika hari ini kita sedang menjalani kuliah atau pendidikan tinggi, manfaatkan kesempatan tersebut, bertanggung jawab atas pilihan itu karena tidak semua diusia kita bisa menikmati kesempatan dalam menimba dalamnya sumur ilmu pengetahuan.  Menempuh pendidikan tinggi  merupakan peluang dan sekaligus tantangan untuk menjadikan diri mencapai titik optimum dan versi terbaik kita dalam menjalankan kehidupan sosial, agama dan bernegara.  Semangat..!!


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

REVIEW BUKU "BERANI TIDAK DISUKAI"

Jakarta - Dalam buku Berani Tidak Disukai karya Ichiro Khisimi & Fumitake Koga merupakan buku nonfiksi yang berisi tentang teori psikologi Adler yang ditulis dengan gaya naratif antara seorang filsuf dan seorang pemuda, yang pemuda itu setiap malam secara terus menerus hingga lima malam mendatangi seorang filsuf untuk melontarkan berbagai pertanyaan yang berkaitan dengan persoalan kehidupan. Dalam lima hari tersebut, sang filsuf dengan senang hati terus memberikan jawaban-jawaban atas pertanyaan pemuda tersebut. Malam pertama, membahas persoalan menyangkal keberadaan trauma, malam kedua membahas semua persoalan adalah hubungan interpersonal, malam ketiga membahas  menyisihkan tugas-tugas lain, malam ke empat membahas di manakah pusat dunia ini dan malam kelima membahas  hidup dengan sungguh-sungguh di sini pada saat ini. Berdasarkan isi dari buku Berani Tidak Disukai, ada beberapa poin atau hal penting yang bisa di pelajarari. Dunia ini adalah sederhana, Namun ...

Jejak Harapan di Candi Prambanan, Edisi Tawur Agung Nyepi Tahun Saka 1945

Tulisan kali ini bukan tentang masalah ekonomi, politik atau pendidikan. Tapi saya ingin menuliskan sebuah pengalaman yang menurut saya pribadi sangat mengesankan. karena saya berpikir bisa merasakan pengalaman seperti mengunjungi kota Jogja dengan seribu ke istimewaanya apalgi bisa melaksanakan tawur agung kesanga di Candi Prambanan. yahh momen nyepi tahun saka 1945 kali memang berbeda. jika dulu Nyepi ada di kampung atau di kota luwuk tempat kuliah S1 saya, namun hari ini saya mendapatkan kesempatan untuk merayakan rangkain Nyepi di tanah jawa.  Perjalanan Menuju Jogja Berangkat dari jakarta sekitar jam 4 subuh, waktu tempuh ke Jogja tempat saya dan teman-teman pimpinan pusat KMHDI menginap kurang lebih 9 jam. Namun dengan waktu tempuh yang lumayan lama tersebut saya tidak sama sekali merasa capek. Saya berpikiran mungkin ini pengaruhg semangat saya atau memang jalanya yang bagus. hal yang berbeda yang saya rasakan ketika menempuh perjalanan di daerah saya, badan rasa...

TAHAPAN BRAHMACARI SEBAGAI PONDASI DALAM MEMBANGUN GROWTH MINDSET PEMUDA HINDU

Oleh : I Putu Andre Juliana  Berbicara tentang tahapan berarti kita berbicara mengenai proses, jenjang, dan tingkatan dalam kehidupan. Dalam agama Hindu diajarkan tentang Asrama Dharma yaitu suatu tingkatan hidup yang dilalui oleh umat manusia, dari lahir hingga meninggal dunia. Ada empat tingkatan atau tahapan yang harus dijalani manusia, yang disebut dengan Catur Asrama. Catur Asrama berasal dari bahasa sansekerta yaitu dari kata Catur dan Astrama. Catur berarti empat dan Asrama berarti tingkatan hidup. Tingkatan hidup berdasarkan atas tatanan rohani, waktu, umur, dan sifat perilaku manusia. Secara konseptual, ajaran catur asrama mengajarkan bagaimana umat untuk menjalani karmanya sebagai manusia sesuai dengan pertumbuhan manusia itu sendiri. Catur Asrama ini adalah konsepsi dasar untuk mencapai empat tujuan hidup tersebut. Setiap jenjang kehidupan dalam ajaran Catur Asrama memiliki tujuan tertentu yang hendak dicapai. Pada masa Brahmacari menitik beratkan pada ilmu pengetahuan. ...