Langsung ke konten utama

Postingan

MENJADI PEMIMPIN MUDA HINDU YANG TANGGUH, KREATIF DAN INOVATIF

Jakarta, 5 Mei 2022  -  Generasi muda Hindu sebagai generasi penerus pemimpin di masa depan memiliki peluang terbuka untuk melanjutkan peran para pemimpin Hindu yang telah mengabdi dari masa lalu sampai saat ini. Generasi milenial Hindu wajib mempersiapkan diri dengan baik dan sungguh-sungguh sebagai kader penerus dalam kepemimpinan di masa yang akan datang. Di era digital sekarang, generasi milenial Hindu diharapkan beraktivitas secara cerdas dan siap melanjutkan tongkat komando para generasi tua untuk menjadi pemimpin Hindu yang tangguh, kreatif dan inovatif. Pentingnya mengaplikasikan nilai-nilai luhur dalam ajaran agama Hindu, karena untuk menjadi generasi yang tangguh dan disiplin sangat  terkait dengan jiwa-jiwa pemimpin yang tangguh dan paham akan ilmu pengetahuan, baik pengetahuan duniawi maupun spritual. Seiring dengan kemajuan teknologi informasi yang begitu pesat dewasa ini untuk menjadi pemimpin yang berhasil tentulah bukan hal yang mudah dengan tantangan y...

KULIAH ITU PENTING ENGGAK SIH?

KULIAH PENTING ENGGAK SIH? Jakarta - Senin 18 April 2022. Ada satu ungkapan yang sangat relevan untuk menggambarkan pendidikan yaitu  "Pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk mengubah apapun di dunia ini"   ungkap Nelson Mandela. Di era sekarang banyak pembahasan dan perbincangan terkait masih penting atau tidaknya menempuh kuliah. Banyak orang berfikir bahwa pendidikan itu penting, tapi tidak sedikit pula yang berfikir bahwa pendidikan itu tidak penting. Namun sebelum jauh membahas persoaln tersebut, apa sih itu pendidikan? menurut UU Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.  Proses dari pendidikan adalah kemampuan untuk mengembangkan s...

HIDUP BUKAN KOMPETISI

HIDUP BUKAN KOMPETISI . Jakarta, 28 Maret 2022. Ada kutipan bijak yang berbunyi seperti ini "Tidak semua bunga bermekaran bersama,  bulan dan matahari pun punya waktunya sendiri untuk bersinar " Hari ini saya akan berbagi tulisan terkait pandangan  yang selama ini mungkin menjadi kekhawatiran untuk kita semua, terutama kita yang masuk pada usia 20an. Belakangan ini saya sering bertanya kepada diri sendiri, nanti kamu akan menjadi apa? mau seperti apa? bagaimana masa depanmu setelah kuliah? bisa sukses enggak?  Kekhawatiran tersebut seakan selalu menghantui dalam pikiran. Hal itu wajar, karna di usia 20an adalah usia yang masuk pada zona Quarter Life Crisis. Quarter Life Crisis atau yang disebut krisis seperempat abad adalah suatu fase emosional yang dialami oleh individu yang memasuki 20-30 tahun. Pada usia tersebut. individu sudah menyelesaikan masa remajanya dan menuju ke masa dewasa yang mulai mencari jati diri. S aat kita berada di zona ini, terlebih belum bisa mencap...

BELAJAR UNTUK MENDENGAR

BELAJAR UNTUK MENDENGAR , Jakarta 23 Maret 2022. "Kita Diciptakan Mempunyai Dua Telinga, Satu Mulut Agar Lebih Banyak Mendengarkan Daripada Bicara"  ada yang setuju dengan kalimat tersebut? kalau secara pribadi saya sepenuhnya yakin dan benar hal tersebut. bagaimana dengan kalian? mari kita bahas.  Dewasa ini saya sadar bahwa kita diajarkan untuk lebih banyak mendengar ketimbang berbicara. Saat ini kita melihat orang-orang berlomba-lomba menjadi yang terdepan, ingin mendominasi dan menjadi pusat perhatian sehingga tidak jarang kita lebih suka berbicara ketimbang mendengar.   Persoalan komunikasi bukan hanya sekedar berbicara, tetapi juga soal mendengar. ketika kita melakukan komunikasi, curhat atau menjalani aktivitas seperti kelas online dan webinar sering kita "tidak" menjadi pendengar yang baik, mengapa hal demikian? biasanya berkaitan dengan ego yang tinggi, sebagian orang bukanlah tipikal pendengar yang baik. orang tertentu ingin lebih didengarkan dibandin...

KEKALAHAN ADALAH BAGIAN DARI PENDEWASAAN

TerunaTerkini -  Sering kali kita menganggap kekalahan adalah hal yang kurang baik, sesuatu yang tidak menyenangkan,   dan bahkan cenderung untuk dihindari. Dari sahabat teruna apa pernah mengalami kekalahan? Entah itu kalah dalam hal pertandingan, lomba, kompetisi atau bahkan kalah dalam hal persaingan mendapatkan doi, hehe. Saya yakin setiap orang didunia ini pernah mengalami fase ini, normal saja dalam berbagai kesempatan untuk menjalani aktivitas sehari-hari seringkali kita diperhadapkan dalam kompetisi pada kehidupan ini yang menghasilkan kemenangan ataupun kekalahan. Namun, tidak dalam segala kesempatan anda bisa menjadi pemenang. Kerap kali kita harus jatuh dan kalah. Namun untuk beberapa orang kekalahan ini tak dapat diterima dengan baik dan lapang dada. Wajar saja jika kekalahan menimpa, perasaan sedih, marah dan kecewa pasti menyelimuti dalam diri kita. Lantas apakah kekalahan adalah hal yang tidak baik dalam kehidupan ini? Saya beranggapan bahwa k...

TAHAPAN BRAHMACARI SEBAGAI PONDASI DALAM MEMBANGUN GROWTH MINDSET PEMUDA HINDU

Oleh : I Putu Andre Juliana  Berbicara tentang tahapan berarti kita berbicara mengenai proses, jenjang, dan tingkatan dalam kehidupan. Dalam agama Hindu diajarkan tentang Asrama Dharma yaitu suatu tingkatan hidup yang dilalui oleh umat manusia, dari lahir hingga meninggal dunia. Ada empat tingkatan atau tahapan yang harus dijalani manusia, yang disebut dengan Catur Asrama. Catur Asrama berasal dari bahasa sansekerta yaitu dari kata Catur dan Astrama. Catur berarti empat dan Asrama berarti tingkatan hidup. Tingkatan hidup berdasarkan atas tatanan rohani, waktu, umur, dan sifat perilaku manusia. Secara konseptual, ajaran catur asrama mengajarkan bagaimana umat untuk menjalani karmanya sebagai manusia sesuai dengan pertumbuhan manusia itu sendiri. Catur Asrama ini adalah konsepsi dasar untuk mencapai empat tujuan hidup tersebut. Setiap jenjang kehidupan dalam ajaran Catur Asrama memiliki tujuan tertentu yang hendak dicapai. Pada masa Brahmacari menitik beratkan pada ilmu pengetahuan. ...

BERDAMAI DENGAN RASA MALAS

TerunaTerkini |Rabu (17/2/2021), Hallo sahabat pembaca semoga  kita senantiasa dalam keadaan baik. Kali ini kita akan membahas tentang persoalan rasa malas dalam diri kita sendiri. Sejak kecil saya atau kalian pasti pernah mendengar bahkan membaca kata “Rajin Pangkal Kaya, Malas Pangkal Miskin”. Lantas terbesit dalam pikiran saya, apa makna atau maksud dari kata tersebut?. Saya beranggapan bahwa kemiskinan adalah gambaran seseorang yang mempunyai rasa malas, dalam artian orang yang tidak mampu memaksimalkan potensi, kesempatan serta waktu yang dia miliki selama masa hidup.  Lantas apakah rasa malas merupakan hal yang negatif atau tidak baik? memang rasa malas itu sangat mengenakan, mudah, serta perasaan rileks itu rasanya meliputi badan kita. Sebagian dari kita pernah merasakan itu termasuk saya. Seseorang yang sadar akan dirinya sedang malas merupakan manusia yang masih memiliki akal rasional yang masih aktif. Kita sadar ketika kita sedang bermalas-malasan kita pa...